Program

Program Ketapang Budidaya Jagung BUMNag Madani Bersama Petani Lubuk Malako Tahap 3 Mulai Panen

31 Agustus 2026 Operator BUMNag 81x dilihat
Program Ketapang Budidaya Jagung BUMNag Madani Bersama Petani Lubuk Malako Tahap 3 Mulai Panen

BUMNAG MADANI — Program Ketahanan Pangan (Ketapang) melalui budidaya jagung yang merupakan kolaborasi antara BUMNag Madani Lubuk Malako dengan masyarakat petani Lubuk Malako kembali menunjukkan hasil. Memasuki tahap ketiga, tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan Kampus Politeknik Negeri Padang (PNP) PSDKU Solok Selatan mulai memasuki masa panen.

Kegiatan panen dan peninjauan tersebut dihadiri oleh Bapak Wali Nagari Lubuk Malako, Direktur BUMNag Madani Lubuk Malako, Kepala Unit Jasa BUMNag Madani, serta masyarakat petani yang terlibat dalam program. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus pemantauan langsung terhadap perkembangan Program Ketapang budidaya jagung yang telah berjalan hingga tahap ketiga.

Program ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif. Melalui kerja sama antara BUMNag Madani dan masyarakat petani, lahan yang berada di kawasan Kampus PNP PSDKU dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya jagung yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Memasuki masa panen, para petani mulai melakukan pemanenan jagung yang sebelumnya telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga perawatan tanaman. Hasil panen tahap ketiga ini menjadi salah satu indikator dari keberlanjutan program yang telah dilaksanakan secara bersama-sama.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Nagari, Direktur BUMNag Madani, dan Kepala Unit Jasa meninjau langsung kondisi tanaman serta proses panen yang dilakukan oleh para petani. Peninjauan ini juga menjadi momentum untuk melihat hasil budidaya sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program di lapangan.

Direktur BUMNag Madani bersama jajaran berharap program budidaya jagung ini dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kerja sama yang terjalin dengan para petani diharapkan mampu menciptakan kegiatan pertanian yang produktif, berkelanjutan, serta mendukung penguatan ekonomi masyarakat di Nagari Lubuk Malako.

Panen tahap ketiga ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara BUMNag Madani, Pemerintah Nagari, dan masyarakat petani dapat terus dikembangkan dalam mendukung program ketahanan pangan. Ke depan, hasil evaluasi dari tahap ketiga diharapkan menjadi dasar untuk meningkatkan pelaksanaan budidaya pada tahap selanjutnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pemanfaatan potensi yang ada, Program Ketapang budidaya jagung diharapkan mampu menjadi salah satu program produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran BUMNag Madani dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Galeri Foto (4)

Bagikan:

Program Berita Lainnya