Direktur BUMNag Madani Lubuk Malako Ikuti Kegiatan Penetapan Harga TBS Tahap II di Padang
BUMNAG MADANI Direktur Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Madani Lubuk Malako yakni Suherdian Antoni menghadiri kegiatan penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tahap II yang digelar di Kota Padang pada Kamis, 12 Februari 2026 . Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menetapkan harga TBS sebagai acuan bagi petani dan pelaku usaha sawit di Sumatera Barat.
Kehadiran Suherdian Antoni dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen BUMNag dalam mendukung transparansi dan kestabilan harga sawit, khususnya bagi petani di tingkat nagari.
Kegiatan penetapan TBS ini dilaksanakan pada Kamis di salah satu ruang pertemuan resmi di Kota Padang. Agenda utama pertemuan adalah membahas dan menetapkan harga TBS terbaru berdasarkan hasil perhitungan yang mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global, biaya produksi, serta kondisi pasar saat ini.
Menurut Suherdian Antoni, penetapan harga TBS memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan perusahaan. “Kami dari BUMNag sangat mendukung proses penetapan harga yang transparan dan objektif. Hal ini penting agar petani mendapatkan harga yang adil dan sesuai dengan kondisi pasar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa BUMNag memiliki tanggung jawab untuk memastikan hasil perkebunan masyarakat dapat memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi nagari. Dengan adanya penetapan harga yang jelas dan terbuka, diharapkan tidak terjadi kesenjangan informasi antara petani dan pembeli.
Proses penetapan TBS dilakukan melalui pembahasan bersama seluruh pemangku kepentingan. Tim teknis memaparkan data perhitungan harga berdasarkan formula yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Setelah melalui diskusi dan pertimbangan bersama, harga TBS disepakati dan ditetapkan untuk periode tertentu.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penetapan harga, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani. Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan sektor perkebunan kelapa sawit di Sumatera Barat dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
Kehadiran Direktur BUMNag Suherdian Antoni dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat untuk terus mengawal kepentingan masyarakat nagari, khususnya para petani sawit, agar mendapatkan perlindungan dan kepastian harga yang berpihak pada kesejahteraan bersama.
Galeri Foto (4)
Kegiatan Berita Lainnya
Kegiatan
BUMNag Madani Lubuk Malako Ikut Serta Dalam Tim Syafari Ramadhan Nagari Lubuk Malako 1447 H / 2026 M
03 Mar 2026
Kegiatan
Musnag Lubuk Malako Bahas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kinerja dan Keuangan Tahun 2025
18 Feb 2026
Umum
Mandor Panen Melakukan Tinjauan Ke Sortasi TBS
01 Mar 2026
Umum
Unit Jasa dan Pangan BUMNag Madani Kembali Gelar Pasar Ramadhan 1447 H / 2026 M
24 Feb 2026